Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio

Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta

Ayo Post, Yogyakarta 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Program Studi Desain Mode Batik, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, Amelia Puti Ayu Kumala Kartika Dewi, mengikuti Program Magang Berdampak (PMB) di Hotwax Studio Yogyakarta

Dalam program ini, Amelia memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi dengan Batik Nitik Wundri dalam merancang busana khusus yang akan dikenakan oleh Master of Ceremony (MC) Putri Batik Yogyakarta Indonesia.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri yang menghubungkan kreativitas mahasiswa dengan kebutuhan dunia profesional.

Busana yang dirancang mengusung konsep kebaya semi modern dengan sentuhan batik nitik khas Daerah Yogyakarta, memadukan nilai tradisi dan estetika kontemporer sehingga mampu menampilkan citra elegan, anggun, dan berkarakter.

Selama menjalani magang di Hotwax Studio, Amelia terlibat secara langsung dalam proses riset konsep, eksplorasi material, pengembangan desain, pembuatan pola, hingga penyelesaian busana. 

Pendampingan dari praktisi industri memberikan pengalaman berharga mengenai proses kreatif dan standar produksi fesyen profesional.

"Melalui Program Magang Berdampak ini, saya mendapatkan pengalaman nyata bekerja sama dengan pelaku industri kreatif. Kolaborasi dengan Batik Nitik Wundri memberikan banyak pembelajaran tentang bagaimana mengolah warisan batik menjadi busana yang relevan dengan kebutuhan acara resmi tanpa meninggalkan identitas budaya," ujar Amelia.

Pemilik Hotwax Studio menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata menjadi langkah penting untuk membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan industri mode. 

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri kreatif diharapkan mampu melahirkan inovasi baru sekaligus memperkuat pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Program Magang Berdampak tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya yang memiliki nilai budaya, estetika, dan daya saing. 

Melalui kolaborasi antara ISI Surakarta, Hotwax Studio, dan Batik Nitik Wundri, mahasiswa memperoleh pengalaman profesional yang menjadi bekal dalam memasuki industri fesyen sekaligus berkontribusi dalam memperkenalkan batik Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
  • Mahasiswa Desain Mode Batik ISI Surakarta Ciptakan Busana MC Putri Batik Yogyakarta Melalui Program Magang Berdampak di Hotwax Studio
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad